2 Pemain Bren Esports Positif Covid-19 , Apakah Ada Pergantian ?

2 Pemain Bren Esports Positif Covid-19 – Virus Corona tampaknya masih menjadi momok menakutkan di beberapa negara di dunia. Virus tersebut memiliki dampak yang cukup besar khususnya dalam dunia esports yang membuat beberapa turnamen harus digelar secara online atau bahkan ditunda hingga dibatalkan.

Bicara soal turnamen yang dibatalkan , M2 World Championship adalah salah satu turnamen yang merasakan imbas tersebut. Yap , turnamen terbesar game Mobile Legends tersebut terpaksa harus ditunda hingga pertengahan Januari 2021 nanti.

Turnamen M2 World Championship yang akan diadakan secara offline tentu mewajibkan untuk para peserta mengikut berbagai protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran covid yang masih menjadi masalah global. Bahkan panitia meminta untuk para pemain melakukan karantina selama 14 hari sebelum dimulainya turnamen tersebut.

Walaupun begitu , namun masih ada saja beberapa masalah covid-19 yang terjadi di beberapa pemain tim yang mengikuti turnamen tersebut. Semisalnya saja Ahmad Maungzy dari tim Alter Ego yang dinyatakan positif covid setelah melakukan swab test sehingg membuatnya harus absen dari turnamen terbesar Mobile Legends tersebut.

Selain itu wakil Indonesia lainnya yaitu RRQ Hoshi juga sempat harus ditahan 10 jam di imigrasi karena sempat terdeteksi positif saat di Jakarta. Namun untungnya mereka semua tidak terbukti tertular covid-19 atau terjadi false positive kala itu.

2 Pemain Bren Esports Positif Covid-19 Sesampainya Di Singapura

2 Pemain Bren Esports Positif Covid-19

Selain kedua tim wakil Indonesia , ada juga tim lainnya yang mengalami permasalahan yang sama yaitu Bren Esports. Sang kapten yaitu Phewww dan juga pelatih yaitu Duckey  sempat mengalami false positive. Dan yang lebih parahnya lagi nih guys hal itu terjadi ketika mereka sudah sampai di Singapura sehingga membuat kedua pemain tersebut harus dikarantina di rumah sakit terdekat.

Sang pelatih yang sempat kehilangan kabar beberapa hari yang lalu mencoba menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi melalui postingan Facebooknya. Berikut adalah pernyataan Duckey di akun sosial Facebook miliknya.

“1 Januari lalu ketika kami sampai di Singapura untuk M2, karena kondisi Pandemi kami harus menjalani swab test untuk departur. Kemudian saya dan Phewww mendapat hasil positif. Beruntungnya, itu hanya false positif karena ketika dites selanjutnya hasilnya negatif.

Namun, hal itu membuat kami berdua harus ke imigrasi karena dianggap suspek Covid-19. Mereka mengirim kami ke fasilitas NCID, di rumah sakit Ta Tock Seng khusus Covid. Di tempat tersebut tak ada wifi dan kami tak boleh membeli sim card. Tak ada cara kami untuk mengontak siapapun. Fasilitasnya memang kondusif, tapi makanannya benar-benar hambar.

Hari ini saya dinyatakan bebas Covid-19 dan telah masuk ke Hotel Shangri-la. Sekarang kami sudah fokus untuk turnamen. Kirimkan kami semangat dan saya akan menyampaikan itu ke pemain. Mereka pasti mengapresiasinya,” tutup dia.

Jadi kami pastikan tidak ada pemain pengganti di dalam tim Bren Esports karena itu hanyalah false positif dan kedua pemain tersebut sudah kembali berlatih bersama pemain lainnya untuk menghadapai turnamen M2 World Championship nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *