5 Atlet eSport Indonesia yang Kini Mentas di Luar Negeri

5 Atlet eSport Indonesia yang Kini Mentas di Luar Negeri – Semakin ke sini, eSport tambah dipandang sebagai olahraga bergengsi. Menjadi atlet eSports atau pemain profesional juga menjadi keliru satu pilihan karier banyak remaja kini.

Tim-tim eSport yang belakangan ini menjamur di dalam negeri, banyak membuahkan atlet-atlet baru. Tak cuma itu, lebih dari satu pemain pro Indonesia juga memperkuat tim luar negeri dan sukses torehkan prestasi.

Berikut daftar atlet-atlet eSport Indonesia yang mentas di luar negeri:

1. Hansel ‘BnTeT’ Ferdinand

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Hansel Ferdinand (@hanselferdinand)


Hansel Ferdinand adalah keliru satu atlet eSport berasal dari Indonesia yang sukses melebarkan sayapnya di skena kompetitif Counter Strike: Global Offensive (CS:GO). Bermain sejak umur sepuluh tahun, Hansel kemudian berhimpun bersama dengan NXL eSports terhadap 2012.

Performa pemain yang memiliki nickname ‘BnTeT’ ini menyebabkan lebih dari satu tim luar negeri kepincut. Hansel berhimpun bersama dengan keliru satu raksasa eSport China, Tyloo, terhadap 2017. Dua tahun kemudian, dia berhimpun bersama dengan Gen.G, tim berasal dari Amerika Serikat.

Hansel bersama dengan Gen.G sukses menjuarai ajang DreamHack Open Anaheim 2020. Saat ini, Hansel berada di posisi puncak atlet eSports Indonesia bersama dengan penghasilan tertinggi, yaitu Rp 2.3 miliar.

2. Muhammad ‘InYourDream’ Rizky
Muhammad ;InYourDream’ Rizky bermain sebagai pro player DotA 2 saat berhimpun bersama dengan tim pertamanya, yaitu The Prime. Dia sukses membawa tim asal Jakarta ini mendiami posisi 3-4 Boston Major 2016: SEA Open Qualifier.

InYourDream merupakan pemain Dota 2 pertama yang sukses mencapai MMR 9.000 di server Asia Tenggara. Dia juga keliru satu pemain papan atas di Asia Tenggara yang mampu menembus MMR 10.000.

Baca juga: Daftar Atlet eSport Indonesia dengan Pendapatan Tertinggi, Cek Nominalnya!

Perjalanan kariernya pun memang terlihat cemerlang. Pasalnya, pemain berusia 23 tahun ini tak cuma memperkuat tim eSports lokal. Dia sukses menarik perhatian tim-tim luar seperti Fnatic, TNC Predator, Tigers, dan bahkan sang juara dunia dua kali, OG.

Kini, InYourDream memperkuat tim eSport asal Korea Selatan, yaitu T1. Dia juga menjadi pemain Indonesia pertama yang berlaga di turnamen terbesar DotA 2 yaitu The International 2018.

3. Kenny ‘Xepher’ Deo

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kenny “Xepher” Deo (@kennyxepher)


Kenny ‘Xepher’ Deo merupakan keliru satu veteran Dota 2 di Indonesia. Dia telah berkiprah di dunia eSport profesional sejak 2014. Kariernya di Indonesia telah malang melintang, terasa berasal dari tim Zero Latitude, NXL, sampai RRQ dulu dia bela.

Kemudian, Xepher berhimpun bersama dengan InYourDream bersama dengan tim asal Malaysia, Tigiers, dan sukses juara dalam ajang DreamLeague Season 10. Setelah Tigers bubar, Xepher rubah ke GeekFam.

Sebelum GeekFam juga membubarkan diri, Xepher sukses membawa timnya menjuarai lebih dari satu turnamen seperti ONE Esports Dota 2 SEA League, Cyber.bet.Cup: Spring Series-SEA, dan menjadi keliru satu tim yang lolos ke ajang ESL One Los Angeles.

Kabar terakhir, Xepher menjadi stand-in bagi tim Fnatic dalam ajang BTS Pro Series Season 3: Southeast Asia.

4. Kevin ‘xccurate’ Susanto

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kevin Susanto (@xccuratevlr)


Kevin ‘xccurate’ Susanto adalah keliru satu atlet eSport terbaik berasal dari Indonesia. Terhitung sejak 18 Januari 2018, Kevin formal berhimpun bersama dengan Tyloo Gaming dan bermain untuk divisi CS:GO bersama dengan BnTeT.

Sederet pencapaian positif sukses didapatkan xccurate bersama dengan tim ini, seperti juara pertama StarLadder & ImbaTV Invitational Chongqing 2018 dan Xinhua Electronic Sports Conference di tahun yang sama.

Xccurate kemudian rubah ke tim eSports lain yang juga memiliki markas di Cina, yaitu Big Time Regal Gaming terhadap 6 Juni 2019. Bersama tim ini, Kevin sukses bawa pulang juara WDNMD Asia Invitational 2020.

5. Tri ‘Jhocam’ Kuncoro

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Jhocam (@jhocamtri)


Satu kembali pemain Indonesia yang mentas di luar negeri adalah Tri ‘Jhocam’ Kuncoro. Jhocam saat ini memperkuat tim asal Korea Selatan, T1, dan bermain bersama dengan pemain Indonesia lain, yaitu InYourDream.

Jhocam mengawali karier profesionalnya bersama dengan berhimpun bersama dengan tim asal Jakarta, Boom Esports, terhadap 30 Juli 2017. Dia baru berhimpun bersama dengan T1 terhadap awal tahun ini, tepatnya terhadap 31 Januari 2020.

Salah satu pencapaian Jhocam bersama dengan T1 adalah sukses menjuarai SEA Dota Invitational 2020. Tri sendiri telah bertanding enam kali di bawah bendera T1 dan telah membuahkan Rp 500 juta selama kariernya sebagai atlet eSport.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *