Adu Taunting Di MPL ID S8, Apa Tanggapan ONIC Esports?

Adu Taunting Di MPL ID S8, Apa Tanggapan ONIC Esports? – Pertarungan sengit antara ONIC Esports dan RRQ Hoshi di laga grand final MPL Season 8 sudah selesai dengan hasil 4-3 di partai best of seven yang diungguli oleh team ONIC. Di tengah atmosfir panas saat dalam pertandingan pastinya membuat emosi beberapa player lebih tinggi sehingga tidak jarang pemain yang mengekspresikan antusias maupun emosinya saat tengah bermain di laga sekelas turnamen esports Indonesia tersebut.

taunting mpl id s8

Seperti yang terjadi pada laga grand final MPL Season 8 kemarin, tertangkap kamera para pemain RRQ Hoshi tengah berteriak memaki lawan saat bertanding di laga tersebut. Bahkan, video ini pun tengah ramai menjadi perbincangan di sosial media Facebook karena taunting di MPL ID S8 yang dilakukan oleh team RRQ Hoshi ini bisa dibilang terlalu keras.

Hal ini diamini oleh Andrian Pauline yang merupakan CEO dari Team RRQ. Beliau mengatakan bahwa taunting sering sekali terjadi, bahkan hampir seluruh peserta MPL Season 8 kemarin saling taunting di laga Playoff. Hal ini bisa jadi dikarenakan pemain terbawa suasana panas pertandingan, sehingga kelepasan dan saling taunting di tengah pertandingan. Andrian juga mengatakan bahwa pemain yang bersangkutan sudah mendapatkan teguran dari pihak managemen, karena jika taunting sampai menggunakan kata-kata kasar memanglah tidak diperbolehkan.

Drian, salah satu anggota ONIC Esports pun memberikan tanggapannya mengenai taunting RRQ Hoshi yang dirasa agak vulgar, ia mengatakan turut merasa sedikit terganggu saat mendengarnya karena bagaimanapun ia juga seorang manusia yang memiliki emosi. Biasanya juga tim ONIC hanya meneriakkan kata “nice” saat unggul dari team lawan. Sisanya, ia kembali tetap fokus dan bersikap tenang karena goal yang ingin ia capai adalah memenangkan teamnya dalam laga MPL kemarin.

taunting di mpl id s8

Di sisi lain, Kiboy, merasa biasa saja dengan taunting yang diberikan oleh team RRQ Hoshi. Walaupun, ia juga tidak dapat menahan suara teriakan yang ia lepaskan saat ONIC sukses mengalahkan RRQ Hoshi di match terakhir.

Diketahui ternyata salah satu penyebab pemain ONIC memiliki mental yang bisa dibilang cukup kuat saat menghadapi taunting dari lawan adalah karena pengaruh dari mental coach team ONIC. Drian merasa sang pelatih telah berhasil mereset mental ia dan yang lainnya saat berada di pertandingan yang panjang atau ketika tengah berada di keadaan yang tertekan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *