Alasan Bubarnya Virtus.Pro Menurut Noone , Kurangnya Chemistry Tim !

Alasan Bubarnya Virtus.Pro Menurut Noone – Vladimir “No[o]ne” Minenko adalah salah satu pemain terbaik Dota 2 di dunia. Nama Noone mulai dikenal semenjak dirinya bermain bersama Vega Squadron. Vega Squadron yang pada saat itu masih menjadi tim underdog berhasil mengalahkan beberapa tim besar Eropa terutama CIS seperti Empire , Team Spirit hingga Virtus.Pro .

Alasan Bubarnya Virtus.Pro Menurut Noone

Melihat kehebatan dari Noone akhirnya membuat Virtus.Pro tertarik untuk mendatangkannya di tahun 2016. Bersama Virtus.Pro , Noone sudah mempersembahkan banyak sekali piala bergengsi Dota 2. Bahkan ketika VP memasuki masa jayanya yang memiliki roster yaitu  Solo, Pasha, No[o]ne, Ramzes, RodjER, dan Lil , mereka berhasil memenangkan 3 major sekaligus yang membuat mereka disebut sebagai “tim langganan major”.

Alasan Bubarnya Virtus.Pro Menurut Noone

Alasan Bubarnya Virtus.Pro Menurut Noone

Namun memasuki tahun 2019 hingga 2020 performa mereka terus menurun. Walaupun sempat bergonta ganti roster , namun tampaknya masih belum membuat VP kembali ditakuti seperti di masa emasnya. Alhasil manajemen dari Virtus Pro pun akhirnya memutuskan untuk melepas semua roster inti.

Tentu keputusan yang diambil dari manajemen VP tersebut menghadirkan banyak pertanyaan dari para fans dan juga komunitas Dota 2. Ada yang mengatakan karena minimnya prestasi , ada juga yang mengatakan masalah internal dan lain sebagainya. Namun alasan tersebut akhirnya terkuak ketika Noone memberikan pernyataannya di salah satu portal berita CIS ternama.

“Saya tidak yakin ada masalah yang besar, karena kami memiliki hasil yang sangat baik untuk setahun belakangan. Kami menempati posisi 2 besar di segala turnamen kecuali OMEGA League. Tidak ada masalah yang besar. Saya hanya tidak yakin bahwa para pemain dan manajemen memiliki visi yang sama, masalahnya adalah chemistry tim,”Vladimir “No[o]ne” Minenko.

Jadi alasan VP membubarkan divisi utama mereka bukanlah performa buruk yang dialami mereka belakangan ini , melainkan kedua pihak sudak tidak memiliki visi dan chemistry yang sama.

Saat ini Noone bermain dengan tim Just Error yang para pemainnya didominasi oleh mantan tim utama Virtus Pro dan Sumail. Walaupun bertabur para pemain bintang , namun tim tersebut masih belum bisa memberikan performa terbaik mereka di turnamen EPIC League saat ini. Mereka hanya berhasil mendapatkan peringkat ke 8 dari turnamen tersebut , jauh berbeda dengan mantan tim mereka yaitu Virtus Pro diperingkat 1.

https://ik.imagekit.io/afkmedia/tr:w-630,h-630,c-at_max/media/images/10497-0a4b1df193d54ca10790615058114075

Virtus Pro yang saat ini diisi oleh para pemain sekunder dari tim VP.Prodigy memang sedang menunjukkan performa yang sangat baik. Mereka berhasil mengalahkan beberapa tim hebat Eropa seperti Team Secret , OG , Team Nigma.

Dominasi yang bagus ini menjadi tamparan bagi para fans setia Solo dan kawan-kawan bahwa keputusan manajemen tepat untuk menggeser mereka, setidaknya hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *