Alasan Hasil Buruk Nova XQF Menurut Paraboy , Ping Yang Sangat Tinggi !

Alasan Hasil Buruk Nova XQF – Apakah kalian masih ingat tim Nova XQF yang menjadi tim yang paling banyak ditakuti di PMGC 2020 lalu ? Yap , tim asal China tersebut memang diprediksikan akan mendominasi liga PMGC 2020 karena prestasi yang mereka raih diturnamen turnamen sebelumnya.

PUBG Mobile : Nova XQF crowned Peacekeeper Elite Championship aka PEC 2020  Champions

Namun kenyataannya tidaklah begitu. Tim Nova XQF malah bermain di bawah performa yang biasa mereka tampilkan. Hal ini yang akhirnya membuat mereka harus puas berada di posisi 9 klasemen dengan torehan 366 point selama berlangsungnya liga PMGC 2020.

Malah tim lain asal negaranya yaitu 4AM yang berhasil bermain dengan sangat baik sehingga mereka berhasil menjadi juara liga PMGC 2020 dengan torehan 631 point. Sedangkan di posisi kedua ada tim asal Indonesia yaitu Bigetron Red Aliens dengan 561 point.

Alasan Hasil Buruk Nova XQF Menurut Paraboy

Paraboy Biography, Girlfriend, Earnings, PUBG ID, KD Ratio & Mores

Paraboy yang menjadi salah satu punggawa Nova XQF mencoba menceritakan alasan dibalik performa buruk mereka di PMGC 2020 lalu melalui artikel WTM Today Malaysia.

Paraboy mengatakan jika pada saat liga PMGC 2020 lalu sempat terjadi masalah sinyal yang sangat parah yang akhirnya membuat koneksi atau ping mereka sangat tinggi.

” Selama liga di China, ping saya hanya sekitar 20ms, sedangkan pada babak liga PMGC ping saya meninggi sampai 300ms. Masalah tersebut sangat mengejutkan untuk kita, dan sering sekali menjadi dilema untuk tim saya sendiri” ujar Paraboy pada artikel WTM Today.

Mendapatkan ping yang tinggi saat pertandingan akhirnya membuat seluruh pemain NOVA XQF kebingungan untuk mencari strategi yang tepat untuk menangani hal tersebut.

Walaupun begitu , namun hasil yang mereka dapatkan terbilang cukup baik dimana mereka berhasil mendapatkan 4x WWCD dan meraih posisi 9 di klasemen. Hasil tersebut sudah cukup membuat mereka untuk lolos ke babak grand final PMGC 2020 yang akan diselenggarakan secara offline di Dubai.

Nah itulah alasan dibalik Nova XQF tampil di bawah performa terbaik mereka menurut Paraboy. Semoga saja ketika di Dubai nanti tim Nova XQF bisa kembali ke performa terbaiknya karena babak grand final tersebut akan digelar secara offline sehingga tidak terkendala masalah ping lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.