Buntut Kasus Pelecehan Sinatraa , Dapat Skors 6 Bulan !

Buntut Kasus Pelecehan Sinatraa – Beberapa saat yang lalu dunia Valorant khususnya region Amerika Utara sempat dihebohkan dengan kasus pelecahan seksual yang dilakukan oleh salah satu pemain Sentinels yaitu Jay “Sinatraa” Won.

Tuduhan ini datang langsung dari kekasihnya. Tak lama setelah berita itu mencuat , tim Sentinels selaku organisasi yang menaungi Sinatraa dan juga pihak Valorant Esports melakukan investigasi untuk mengetahui kebenarannya.

Selama beberapa bulan kasus ini bergulir , sang pemain tidak diperbolehkan untuk bermain di turnamen apapun selama proses investigasi dilakukan. Posisi Sinatraa di Sentinels saat ini digantikan oleh TenZ yang dipinjamkan dari Cloud9.

Tepatnya pada hari ini , 18 Mei 2021 , Riot Games akhirnya memberikan pengumuman mengenai kasus tersebut. Jika dilihat dari postingan di akun sosial media twitter Valorant Updates , telah diputuskan jika Jay “Sinatraa” Won akan mendapatkan hukuman berupa skorsing selama 6 bulan dari dunia Valorant Esports.

Keputusan ini diambil setelah Sinatraa dikatakan gagal untuk berkooperasi selama investigasi dilakukan. Sinatraa melanggar kebijakan kompetisi global Valorant nomor 8.1 yang berisi tentang kooperasi dalam investigasi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara turnamen.

Meskipun penyelidikan tidak sampai pada kesimpulan yang pasti atas tuduhan yang dilayangkan, tim penyelenggara kompetisi sangat menyayangkan perilaku Sinatraa selama penyelidikan,” ucap Riot.

Riot juga mengatakan jika selama melakukan investigasi atas kasusnya , Sinatraa sempat menyalah artikan fakta dan membuat pernyataan palsu pada dua kesempatan. Walaupun Sinatraa awalnya sempat menjanjikan untuk memberikan bukti audio dan video lengkap yang dirujuk dalam tuduhan pertama, konteks lengkapnya tidak pernah diberikan baik oleh Sinatraa ataupun relasinya.

“Kerja sama dalam penyelidikan ini adalah hal yang paling penting, terutama ketika sifat tuduhan itu seserius pelecehan seksual,” kata Riot.

Buntut Kasus Pelecehan Sinatraa

Hukuman larangan bermain selama 6 bulan yang dijatuhkan kepada Sinatraa sudah dimulai sejak tanggal 10 Maret 2021 lalu. Ini berarti waktu penangguhan Sinatraa akan berakhir pada tanggal 10 September 2021 nanti.

Investigasi dari pihak Riot sudah resmi selesai namun investigasi selanjutnya akan dilakukan oleh pihak penegak hukum setelah bukti-bukti dan kesaksian yang diberikan oleh mantan kekasih Sinatraa, Cle0h. Selain itu, Riot mengatakan bahwa sebelum benar-benar bisa kembali berkompetisi, Sinatraa nantinya harus melewati beberapa tes perilaku profesional untuk mendapatkan izin untuk kembali berkompetisi di Valorant. 

Nah itulah informasi mengenai buntut kasus pelecehan yang dilakukan oleh Sinatraa. Gimana menurut kalian guys ? Apakah hukuman larangan bermain selama 6 bulan setimpal dengan perbuatannya ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *