Charity Tamara, Leader Cantik Dari Cening Ayu Gaming

Charity Tamara, Leader Cantik Dari Cening Ayu Gaming – Industri e-sports yang selama ini masih didominasi oleh kaum adam, lambat laun tengah mengubah arus perkembangannya. Saat ini, perkembangan esports Indonesia semakin dihiasi dengan partisipasi dari para wanita yang juga memiliki skill mumpuni dan bisa diadu dengan kaum adam di industri yang satu ini.

Kaum hawa kini tak lagi identik dengan fashion dan juga make-up, mereka mulai menunjukkan giginya dengan skill gaming serta prestasi di dunia esports. Berbagai tim esports kenamaan pun sudah mulai membuka divisi khusus Ladies agar dapat menjadi sarana atau wadah para kaum hawa dalam mengasah skill gaming yang mereka miliki.

View this post on Instagram

A post shared by TamTam (@charity_tamara)

Salah satu tim esports Indonesia yang memiliki member wanita adalah Cening Ayu Gaming yang semua membernya berasal dari Bali. Memang bisa dibilang industri esports Bali memiliki komunitas tersendiri dan dengan kehadiran srikandi bertalenta Cening Ayu Gaming seakan menepis stereotype bahwa kaum hawa tidak mampu untuk memiliki karir gemilang di industri esports. Hal ini pun diungkapkan secara gamblang oleh Charity “Tamtam” Tamara yang merupakan leader dari Cening Ayu Gaming, bahwa ia bisa mendapatkan pendapatan hanya dengan streaming game secara live sebesar puluhan juta per bulannya.

View this post on Instagram

A post shared by TamTam (@charity_tamara)

Awal Karir Charity Tamara Di Dunia Esports

Tamara mengaku memang memiliki hobi bermain game sejak dari usia dini yakni umur 7 tahun, hobi ini pun diturunkan dari kedua orang tuanya yang juga menyukai game konsol mulai dari PS1, dan PS2.

View this post on Instagram

A post shared by TamTam (@charity_tamara)

Karena hal itu juga lah, kedua orang tua Tamara memberikan dukungan penuh ketika anaknya memutuskan untuk memilih berkarir di dunia e-sports. Sehingga membuat Tamara menjadi semakin bulat dan memutuskan tidak hanya fokus sebagai livestreamer gaming namun juga membuat tim esports Cening Ayu Gaming.

View this post on Instagram

A post shared by TamTam (@charity_tamara)

Kini selain bermain di berbagai turnamen esports bersama team Cening Ayu Gaming, Tamara juga memiliki akun kanal pribadi di Youtube serta Facebook untuk melakukan livestreaming gaming, juga merupakan seorang cosplayer kenamaan di Indonesia.

Tantangan Yang Dihadapi Tamara Di Kancah Esports

Hampir seperti yang dirasakan oleh sebagian besar atlit esports Indonesia wanita lainnya, Tamara juga mengatakan bahwa atmosfir esports di Indonesia masih terikat dengan isu seksisme. Masih ada sebagian kaum adam yang merendahkan kemampuan para srikandi ini sebelum melihat gameplay di pertandingan.

View this post on Instagram

A post shared by TamTam (@charity_tamara)

Bahkan Tamara dan CS merasa sudah menjadi makanan sehari-hari, ketika saat di turnamen, mereka hanya dianggap menjual tampang, tanpa memiliki prestasi serta skill yang mumpuni. Hal itu juga yang seakan menjadi penyemangat untuk Cening Ayu Gaming bermain jauh lebih baik lagi, dan membalas semua cibiran merendahkan dengan hasil serta prestasi gemilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *