Dota 2 Jadi Game Dengan Audiens Terbanyak Mengalahkan LoL Dan CS:GO

Dota 2 Jadi Game Dengan Audiens Terbanyak – Kabar terbaru datang dari dunia Dota 2 yang baru saja terpilih menjadi game dengan audiens terbanyak dalam platform livestreaming ternama yaitu Twitch tv menurut laporan Esports Charts.

Dota 2 Jadi Game Dengan Audiens Terbanyak Menurut Laporan Esports Charts

Yap , Esports Charts baru saja melakukan pembukuan laporan yang mencatatkan Kuartal III (Q3) tahun 2020. Dalam laporan yang dibuatnya tersebut , terlihat jelas jika Dota 2 masih memiliki peminat yang cukup tinggi dalam hal audiens gamer yang ada di Twitch tv dengan total 36,55%. Angka tersebut mengalahkan beberapa game populer lainnya seperti CS:GO dengan 34,13% dan League of Legends dengan 30,18%.

Laporan di atas adalah beberapa game yang hanya berkecimpun di dunia esports saja. Terlihat jelas jika Twitch tv masih didominasi oleh penggemar setia dunia esports. Alasan banyaknya penggemar dunia esports yang ingin menonton Twitch tv karena menyiarkan beberapa pertandingan turnamen atau event lain ataupun para pro player itu sendiri yang melakukan livestreaming.

Untuk memberikan detail lebih lengkap, Esports Charts memberikan catatan sebagai berikut:

Dota 2 Jadi Game Dengan Audiens Terbanyak

Kabar ini memang cukup mengejutkan mengingat Dota 2 sendiri dikabarkan sudah menjadi dead game di beberapa negara bagian. Yap , pandemi yang menyerang tahun 2020 ini membuat Dota 2 sepi akan turnamen ataupun event dibanding tahun tahun sebelumnya. Bahkan turnamen berkelas The International saja harus ditunda hingga 2021 nanti.

Sepinya turnamen yang diberikan langsung oleh Valve tentunya memberikan efek samping kepada para organisasi Dota 2 di dunia. Beberapa organisasi tersebut mengaku kekurangan pemasukan untuk menggaji para pemainnya sehinga membuat beberapa tim terpaksa harus melakukan disband. Semisalnya saja tim Geek Fam , Team Adroit , CR4ZY dan masih banyak lainnya.

Malah pihak ketiga seperti OMEGA League, EPIC League, ESL One Germany 2020 yang lebih sering mengadakan turnamen dibandingkan Valve itu sendiri. Oleh karena itu banyak para penggemar dan juga komunitas Dota 2 yang menganggap Valve sendirilah yang telah membunuh game Dota 2 karena tidak becus untuk menangani game tersebut.

Valve pun mencoba untuk mengembalikkan masa masa emas Dota 2 dengan mendatangkan musim DPC 2020-2021 pada bulan Januari 2021 mendatang. Kita harapkan saja dengan kedatangan musim DPC 2021 nanti bisa membuat beberapa tim esports Dota 2 yang sempat disband kembali merumput agar bisa kembali meramaikan Dota 2.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.