Fnatic India Resmi Melepas Roster PUBGM Mereka Setelah Dampak Terkena Ban

Fnatic India Resmi Melepas Roster PUBGM – Seperti yang kita ketahui pemerintahan India telah melarang segala aplikasi yang berasal dari Tiongkok , China demi alasan keamanan data para warganya. PUBGM yang merupakan game besutan Tencent yang berasal dari China akhirnya terkena ban dari negara India sehingga tidak bisa dimainkan lagi oleh para gamers di negara tersebut.

Hal ini yang akhirnya membuat Fnatic berpisah dengan roster PUBG Mobile India miliknya. Roster itu terdiri dari Mohammed Owais Lakhani, Ashish “Ash” Bhatnagar, Gaurav “Franky” Rawat, Akash “MaxKasH” Anandani, dan pelatih kepala Pratik “Aurum” Mehra. Nama nama hebat di atas terpaksa harus mengehentikan kerja samanya dengan Fnatic sebagai buntut dilarangnya PUBG Mobile di India.

Kabar ini telah diumumkan melalui akun sosial media instagram Fnatic India pada tanggal 24 Maret 2021 lalu.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by FNATIC INDIA🇮🇳 (@fnatic.india)

Tim ini sebenarnya sudah lama vakum semenjak game PUBGM dilarang dimainkan di negara Indiapada September 2020. Dilansir dari AFK Gaming , Fnatic juga telah memutuskan kerja samanya dengan Nimish Raut yang merupakan pimipinanya di India.

Namun kabar ini bukanlah menjadi perjalanan terakhir Fnatic di India. Fnatic mengatakan jika mereka masih tetap di India dan mencoba mencari cara untuk memperluas kehadirannya di negara tersebut melalui ajang turnamen ataupun dengan kemitraan lainnya.

Fnatic India Resmi Melepas Roster PUBGM

Sean Sohn , Kepala Pengembangan Krafton mengatakan jika mereka tengah berupaya untuk mengembalikan game PUBGM ke India. Jika memang nantinya PUBGM bisa kembali dimainkan di India , pihak Fnatic mengatakan jika mereka akan kembali dengan roster yang telah mereka lepas sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara dengan AFK Gaming, chief gaming officer Fnatic, Patrik “cArn” Sättermon, mengatakan bahwa investasinya di India sudah ‘permanen’ dan berharap dengan kehadiran PUBG Mobile di negara tersebut.

Carn juga menambahkan jika hal ini bukanlah hal yang mustahil sebab banyak organisasi esports di Eropa yang terus mencoba untuk mengeksplorasi game esports lainnya. Hingga saat itu tiba , operasional Fnatic di India masih tetap ditunda.

“Ini bukan kami yang mencabut dan menghilang,” kata Sättermon. “Kami terus mengawasi pasar setiap hari, dan kami melakukan banyak percakapan menarik tentang pemain yang ada di masa depan, anggota staf, game baru, pengembang game, dan lain sebagainya.” Tutup Sattermon ke AFK Gaming.

Nah itulah informasi mengenai Fnatic India yang resmi melepas roster PUBGM mereka. Semoga saja permasalahan ini bisa cepat diselesaikan dan bisa membuat PUBGM dimainkan kembali di India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *