Game Yang Dilarang Untuk Anak Anak Karena Banyak Mengandung Adegan Negatif

Game Yang Dilarang Untuk Anak Anak – Video game memang sangat asik dimainkan untuk sebagian orang. Tidak hanya untuk orang dewasa saja , namun banyak kaum muda atau bahkan anak anak yang sudah mengenal yang namanya game. Bahkan tak sedikit dari mereka yang akhirnya kecanduan dengan video game dan memainkannya setiap hari.

Walaupun bermain game memang sangat seru , namun ternyata ada beberapa game terlarang yang sangat tidak dianjurkan untuk anak anak. Game terlarang ini umumnya menawarkan sesuatu yang seharusnya tidak boleh diperlihatkan untuk anak di bawah , mulai dari kekerasan , pembunuhan , rasisme dan lain sebagainya. Nah berikut ini adalah beberapa contoh game yang dilarang untuk anak anak di bawah umur.

Postal 2

Game Yang Dilarang Untuk Anak Anak

Game terlarang untuk anak anak pertama yaitu Postal 2 yang menyajikan berbagai tindak kriminal di dalamnya. Beberapa contoh diantaranya adalah kekerasan pada hewan , pembunuhan , rasisme , homophobia hingga stereotipe buruk terhadap etnis tertentu.

Karena ada banyak sekali adegan negatif di dalam game ini , pemerintah New Zealand telah melarang game ini beredar di publik. Hal ini karena mengacu pada isu-isu sensitif yang dibawakannya.

The Guy Game

They Guy Game adalah permainan yang menyuguhkan trivia quiz di dalamnya. Yang menjadi permasalahannya adalah hadiah yang ditawarkan dari setiap pertanyaan yang mengandung unsur pornografi.

Yap , setiap pertanyaan yang dijawab dengan benar maka berhak melucuti pakaian seorang gadis yang telah dipilih di awal permainan. Sempat diangkat sebagai acara TV di Amerika Serikat , namun akhirnya game ini terlibat dugaan skandal kejahatan pornografi kepada anak karena salah satu karakter dalam game ini berasal dari identitas seorang anak di bawah umur.

Custer’s Revenge

Game Yang Dilarang Untuk Anak Anak

Alasan keras dilarangnya game ini karena menampilkan unsur simbolik berbahaya. Bahkan saking parahnya game ini sempat menimbulkan moral panic bagi anti-sex feminis.

Andrea Dworkin mengklaim jika game ini memperlihatkan banyak sekali adegan pemerkosan terhadap penduduk asli Amerika kala itu. Meskipun mendapat banyak kecaman , namun anehnya belum ada bukti empiris yang membuktikan dugaan tersebut benar adanya.

Manhunt 2

Dan yang terakhir yaitu Manhunt 2 yang dibuat oleh Rockstar Games. Dalam game ini ada banyak sekali adegan-adegan brutal yang ditunjukkan yang membuat game ini dilarang dimainkan oleh beberapa negara di dunia termasuk New Zealand. Bahkan game ini disebut sebagai salah satu game sadis terparah sepanjang sejarah , jauh lebih parah dari game lainnya seperti Grand Theft Auto (GTA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *