Its Okay Didiskualifikasi Dari NA DPC League Karena Alasan Smurfing

Its Okay Didiskualifikasi – Lagi dan lagi kasus diskualifikasi terjadi pada sistem yang baru saja dibuat oleh Valve yaitu DPC 2021. Kali ini tim asal NA ( North America ) yaitu Its Okay harus didiskualifikasi dari lower division DPC League NA setelah ketahuan smurfing.

Kabar ini diumumkan secara resmi melalui akun sosial media twitter NA DPC League pada tanggal 15 Januari 2021 lalu.

Jika dilihat dari postingan tersebut , kita mengetahui jika alasan Its Okay didiskualifikasi karena adanya salah satu pemain dari tim tersebut yang juga bermain dan terdaftar di region lain dengan akun yang berbeda.

Its Okay Didiskualifikasi

Niqua yang menjadi salah satu anggota tim tersebut mencoba menjelaskan dan mengklarifikasi hal tersebut. Niqua menjelaskan jika pemain hard support mereka yaitu KKT , telah menjual salah satu akun miliknya ke pemain yang telah diblacklist oleh Valve di region lain.

Entah KKT benar benar menjual akun atau memang bermain di tim lain tanpa diketahui oleh para pemain tim Its Okay , Niqua sendiri masih belum mengetahui akan hal tersebut.

Namun setelah salah satu pemain lainnya mengecek registrasi major , mereka baru menyadari jika nama KKT juga terdaftar di tim dan region lain. Hal ini yang akhirnya membuat Niqua memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke admin DPC 2021 NA.

Alih alih mendapatkan keringanan , malah NA DPC League memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berupa diskualifikasi kepada tim Its Okay akibat salah satu kesalahan anggotanya tersebut.

Kasus diskualifikasi yang diberikan kepada tim Its Okay menjadi kasus diskualifikasi kelima yang pernah terjadi selama berlangsungnya musim DPC 2021 di seluruh region. Sebelumnya , kasus diskualifikasi ini pernah terjadi pada tim Assault (SEA), VisDota 2 (SEA), VirtusPolarPro (South America) dan juga sang pemain DeMoN (North America) dengan berbagai alasan yang tentunya mencoreng sportifitas esports.

Tentu saja kita berharap jika kasus diskualifikasinya Its Okay menjadi kasus diskualifikasi terakhir yang terjadi di DPC 2021 ini. Semoga saja tidak ada kasus pelanggaran lagi seperti ini karena bisa mencoreng nama baik sang pemain dan juga Dota 2 di mata dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *