Ivan Dan Valanyr Diberikan Sanksi Tegas Oleh Siren Esports Atas Perilaku Kurang Terpuji Yang Mereka Lakukan

Ivan Dan Valanyr – Belakangan ini dunia Mobile Legends di Indonesia kembali dihebohkan dengan adanya kasus yang dilakukan oleh kedua pemain dari tim Siren Esports yaitu Ivan “Babyvhantat” Laf dan Isna “Valanyr” Machdita.

Yap , Ivan selaku Head Production Siren Esports dan Valanyr selaku pemain Mobile Legends Siren Esports diketahui melakukan tindakan kurang terpuji di depan kamera.

Tepatnya ketika Siren Esports berhasil memenangkan game pertama melawan EVOS Esports di turnamen Woman Star League Season 2 pada 5 Februari 2021 lalu.

Jika dilihat dari video tersebut , kita bisa melihat jika Ivan memperlihatkan gerakan yang kurang beretika di depan kamera bersama Valanyr. Indonesian Gaming League (IGL) selaku penyelenggara turnamen Woman Star League Season 2 memberikan sanksi tegas kepada Siren Esports berupa pengurangan 2 poin.

Tidak hanya sanksi yang diberikan oleh IGL saja , Siren Esports pun juga memberikan sanksi yang tegas kepada Ivan dan Valanyr yang terbukti melakukan gerakan yang kurang beretika tersebut tepat di depan kamera. Sanksi ini diumumkan melalui pengumuman di akun sosial media instagram Siren Esports.

Untuk Valanyr akan dijatuhkan sanksi berupa pemberhentian bermain selama satu season dan pemotongan intensif.

“Siren Esports sudah membuat keputusan untuk memberikan hukuman kepada valanyr_ terkait dengan perbuatan yang telah dilakukan kemarin , dengan pemberhentian bermain selama satu season dan pemotongan insentif”

Dan sanski yang diberikan untuk Ivan berupa pemotongan intensif dan kebijakan untuk merumahkan dalam waktu yang telah ditentukan.

“Sedangkan untuk rekan kami @ivan_laf kami dari pihak management juga sudah berunding dan memberikan hukuman berupa pemotongan intensif dan pihak yang terkait dirumahkan pada waktu yang ditentukan”.

Pemain lain Siren Esports yaitu Najel Mornov (Siren Mikasa) sempat membela rekannya tersebut dengan mengatakan jika aksi yang mereka lakukan hanyalah sebuah candaan. Namun apapun alasannya , tampaknya tindakan yang telah dilakukan oleh mereka sudah sangat menciderai sportifitas serta nama baik kompetisi esports tanah air dan sudah tidak bisa ditolelir lagi ya guys !

Esports menjadi salah satu industri yang mengalami perkembangan cukup pesat belakangan ini. Tidak hanya orang dewasa saja yang menikmatinya , namun banyak juga kalangan muda yang menjadi penggemar salah satu cabang olahraga ini. Oleh sebab itu para atlit esports diharapkan untuk menunjukkan sikap dan perilaku yang sopan agar bisa menjadi contoh yang baik untuk publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *