Just Error Resmi Disband Setelah Tampil Buruk Di EPIC League

Just Error Resmi Disband – Just Error yang berisikan para pemain bintang seperti Ramzes , Sumail , Noone , Zayac dan juga Solo baru mengumumkan jika mereka telah bubar alias disband malam tadi.

Just Error Resmi Disband

Just Error Resmi Disband

Hal ini diumumkan oleh salah satu caster ternama CIS yaitu Vitali ‘v1lat’ Volochai , yang dimana dirinya diberi tahu langsung oleh sang Carry yaitu Ramzes jika timnya resmi disband setelah hanya berpartisipasi dalam satu turnamen, yakni Epic League. 

Ramzes yang bermain carry dari tim Just Error , memberikan alasan kenapa timnya bermain dengan sangat buruk.

Patch dulu yang sudah diketahui semua orang, kendala bahasa, zona waktu, ping, dan kurangnya latihan menjadi alasan performa yang buruk. Gaya bermainku sekarang bisa dibilang sangat jauh bila disebut baik-baik saja.

Pada akhir November, kami menerima banyak tawaran dari organisasi esports besar di Eropa yang belum memiliki tim Dota 2 sebelumnya. Mereka menawarkan hal-hal yang baik dan kami menerima kesempatan besar untuk mendapatkan bayaran.

Saya jelaskan sebelumnya, hal yang sama bisa terlihat dari pemain yang lain bahwa tujuan karier kita saat bermain baik untuk bertanding di The International. Kami tahu bahwa line-up ini dapat berkembang di bootcamp kami beberapa musim mendatang. Tapi hal-hal yang sulit sudah terlihat pada akhir gelaran EPIC League.

Kami tidak ingin organisasi baru kami kecewa dengan kontrak dan komitmen ekstra ketika kami bahkan tidak 100% yakin mengenai diri sendiri dan rekan setim. Kami bisa bilang ini merupakan akhir kisah Just Error untuk sekarang,” ucapnya.

Performa Just Error di turnamen EPIC League memang bisa dibilang cukup buruk. Memasuki babak grup stage EPIC League Division 1 , mereka hanya berhasil mendapatkan 2 kemenangan dari 9 pertandingan yang mereka mainkan. Hal ini akhirnya membuat mereka berada di posisi ke 8 grup stage dan akhirnya terdegradasi ke EPIC League Division setelah dipecundangi oleh Yellow Submarine dengna skor 2-0.

Belum cukup sampai situ , dalam EPIC League Division 2 pun mereka juga tampil sangat buruk. Bertemu Live To Win di upper bracket , mereka harus kalah dengan skor 2-0. Hasil tersebut pun akhirnya membawa Just Error turun ke lower bracket dan harus menghadapi Team Alliance. Tak bisa berbuat banyak , akhirnya Ramzes dan kawan kawan pun menyerah dengan skor 2-0 yang membuat mereka keluar dari turnamen EPIC League.

CEO dari Virtus Pro yang juga menjadi pendiri tim Just Error yaitu Roman Dvoryankin , sempat mencari induk organisasi baru untuk para pemainnya. Dvoryankin mencari organisasi esports yang siap dan bersedia mengeluarkan uang sebesar $100,000 atau sekitar 1,4 miliar rupiah per bulannya sebagai syarat kebutuhan gaji tim tersebut.

Menurut rumor yang beredar , sudah ada satu organisasi esports yang setuju dengan syarat tersebut namun masih dirahasiakan hingga saat ini. Entah benar atau tidak , namun tampaknya jumlah yang segitu besar tidak terlalu worth it dengan performa mereka saat ini.

Pengumuman disband dari tim Just Error juga membuat mereka gagal mengikuti turnamen selanjutnya yaitu OGA Dota Pit Season 4. Alhasil spot dari Just Error akhirnya digantikan oleh runner EPIC League Division 2 yaitu Live To Win.

Gimana menurut kalian guys? Kemanakah kira kira para pemain Just Error nantinya ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *