Kabar Game Yang Sudah Di Tutup

Industri video game yang memang saat ini tengah populer dipenuhi dengan kreator dan developer game hebat. Setiap tahunnya, gamer dihujani dengan banyak game luar biasa dari  dan berbagai developer di seluruh dunia. Beberapa bahkan berhasil menciptakan franchise populer yang pada akhirnya, menjadi ikon dari video game itu sendiri.

Sayangnya, dari sekian banyaknya developer dan juga penerbit game besar seperti Mobile Legends dan PUBG, ada yang gagal dan berakhir ditutup. Yang membuat lebih menyedihkan lagi adalah banyak di antaranya merupakan developer kelas A yang kualitas sejumlah gamenya tidak perlu diragukan lagi. Berikut 3 developer yang telah tutup dengan katalog game luar biasa.

Game Esport yang Sering Diturnamenkan di Indonesia

 

RF Online Indoesia

Lineage yang merupakan salah satu game terpopuler mungkin cukup dikenal dengan dunianya yang luas dan pilihan job yang banyak. Sejak perilisannya, Lineage memang digemari bagi mereka yang mencintai game dengan 3D realistis. Di jamannya Lineage memang memiliki grafik yang bisa dikatakan cukup oke dengan grafik yang terbilang tinggi. Namun setelah beberapa waktu bertahan kerjaan Lineage 2 runtuh dan tidak ada lagi yang memainkan game ini.

Neversoft

Neversoft juga merupakan bagian dari developer milik Activision yang juga memproduksi game Spiderman yang secara teknis tidak ditutup, melainkan namanya tidak lagi aktif. Neversoft membantu pengembangan berbagai game Activision seperti Guitar Hero dan mengerjakan game Spider-Man pertama yang dirilis untuk PlayStation.

Selain itu, Neversoft juga ikut ambil bagian dalam pengerjaan franchise game Tony Hawk Pro Skater yang populer serta Dora the Explorer part II. Didirikan pada tahun 1995, Neversoft “menutup pintu” pada tahun 2013. Neversoft bergabung dengan Infinity Ward untuk pengembangan Call Of Duty: Ghosts, sebelumnya akhirnya ditutup.

Closers Indonesia

Game asal Korea yang dibuat di kota Bogor ini mulai dirilis di Indonesia pada tahun 2016. Game ini bercerita mengenai serangan monster dari dimensi lain. Monster ini menyerang dunia melalui sebuah portal yang disebut sebagai dimensional gate. Pada akhirnya dimensional gate yang juga dibuat di Jalan Jiung Jakarta Pusaat ini berhasil ditutup dan para manusia yang memiliki kemampuan supranatural yang menutup portal tersebut disebut CLOSERS.

Sayangnya Megaxus sebagai pengelola game ini memutuskan untuk menutup layanannya pada 23 Mei 2019. Penutupan ini diawali dengan ditutupnya layanan pembayaran voucher Mi-Cash yang biasa dipakai di game Point Blank dan Dragon Nest.

Sebagai bentuk ganti rugi terhadap para pemain game yang telah menghabiskan puluhan juta rupiah ini, Megaxus memberikan Kompensasi kepada para pemain yang diberikan secara berkala dalam jangka waktu 2 minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.