Kasus GRIMZ Esports Yang Diberikan Sanksi Larangan Main Selama 1 Tahun

Kasus GRIMZ EsportsTurnamen PMCO 2021 yang telah menyelesaikan babak final yang diadakan selama 2 hari pada tanggal 20 – 21 Februari 2021 lalu menghadirkan kasus baru yang cukup menarik perhatian. Kasus tersebut adalah pemalsuan data pemain dari tim GRIMZ Esports yang membuat mereka mendapatkan sanksi diskualifikasi dari turnamen PMCO 2021 dan banned dari turnamen resmi selama 1 tahun lamanya.

Hal ini berawal ketika akun sosial media instagram PUBG Mobile Esports ID mengupload sebuah postingan yang mengungkapkan jika salah satu pemain GRIMZ Esports dikabarkan memberikan data yang tidak valid.

Yap , pemain dari GRIMZ Esports yang bernama GRIMZxZiroG2 diketahui merupakan pemain di bawah umur dan telah memalsukan datanya untuk bisa lolos dan bermain di PMCO 2021.

Melihat sanksi tersebut ,  Gilbert Trivaldo selaku pemilik GRIMZ Esports merasa keberatan dengan sanksi yang diberikan. Gilbert menganggap jika sanksi larang bermain selama 1 tahun untuk player dan tim terlalu berlebihan. Pasalnya kasus pemalsuan data tersebut dilakukan oleh pemain itu sendiri , bukan dilakukan oleh pihak manajemen GRIMZ Esports.

Sanksi GRIMZ Esports

“Kami dari manajemen Grimz sendiri belum tau kejelasan soal sanksi ini sendiri. Ya untuk sanksi yang di email oleh pihak official kami sangat mewajarkan dan menerima karena kami dari pihak manajemen sendiri memang lalai, yaitu sanksi berupa di diskualifikasi dari PMCO 2021 dan pemain yang diban 1 tahun dari turnamen official.

Tetapi untuk sanski yang diunggah oleh akun official sendiri sedikit berbeda, dimana pemain dan tim diban 1 tahun dari turnamen official. Yang masih dipertanyakan adalah apakah tim yang di maksud adalah Grimz G2 atau Esports nya itu sendiri (Grimz Esports).

Jika Esports kami ikut diban 1 tahun, tentu kami sangat keberatan. Karena bukan kami yang memalsukan data, dan kami hanya mengakuisisi kemudian meneruskan data yang sudah ada dari penyelenggara. Sanksi sendiri harusnya diberikan kepada pelaku, dan bukan Korban,” jelas Gilbert.

Di akhir kalimat Gilbert juga mengatakan jika pihak manajemen akan lebih berbenah lagi agar tidak terjadi kesalahan serupa di masa mendatang. GRIMZ Esports juga tidak lupa mengatakan terima kasih atas dukungannya dan memohon maaf sebesar besarnya atas kejadian yang telah terjadi.

Nah itulah informasi mengenai kasus GRIMZ Esports yang mendapatkan sanksi pihak resmi PUBGM. Gimana menurut kalian guys? Apakah sanksi ini terlalu berlebihan untuk diberikan kepada tim ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *