Kisah Jennie Dan Violet EVOS Ladies , Mulai Dari Anak Warnet Hingga Masuk Tim Pro

Kisah Jennie Dan Violet EVOS Ladies – Seperti yang kita ketahui , EVOS baru saja mendatangkan dua pemain baru yaitu Jennie dan Violet ke dalam divisi Mobile Legends ladies mereka. Keduanya sudah resmi tergabung sebagai keluarga EVOS sejak bulan September 2020 lalu.

Kisah Jennie Dan Violet EVOS Ladies

Kedatangan Fajria ‘Violet’ Noviana dan Livia ‘Jennie’ Lemmuela di dalam squad EVOS Ladies sebagai pengganti kedua pemain terdahulunya yaitu Listy dan juga Pica. ┬áPica memang diketahui tengah mengambil break untuk beberapa waktu kedepan. Sedangkan Listy dikeluarkan oleh EVOS Esports karena sempat tersandung masalah skandal bersama Ericko Lim.

Kisah Jennie Dan Violet EVOS Ladies Yang Dulu Pernah Jadi Anak Warnet

Walaupun masih terbilang baru , namun mereka berdua berhasil membuat EVOS Ladies menjuarai turnamen Woman Star League yang menghadapi tim Siren Moon di babak grand final. Tidak hanya berhasil menyabet gelar juara , EVOS Violet juga berhasil mendapatkan gelar Most Valuable Player ( MVP ) dari turnamen tersebut yang menjadikan dirinya sosok andalan dan bintang baru di dalam squad EVOS Ladies.

Kisah Jennie Dan Violet EVOS Ladies

Ketika Jennie dan juga Violet di wawancarai mengenai skillnya tersebut , keduanya mengaku jika mereka sudah memiliki bakat bermain game sejak kecil. Bahkan mereka mengaku jika dulunya adalah anak warnet layaknya anak anak laki pada umumnya. Mungkin sebagian dari kalian tidak percaya dengan hal itu , namun begitulah adanya.

Dalam livestreaming EVOS Funi , Violet mengatakan jika dulu dirinya sering main ke warnet setiap harinya. Saking asiknya bermain warnet , Violet hingga lupa waktu makan sehingga membuat mamanya sering menghampiri Violet ke warnet untuk menyuruhnya pulang makan.

“Dicariin sampai ke warnet, gue ngewarnet terus tiap hari, sampai mama datang terus suruh pulang, makan dulu sana. Habis makan gue balik lagi ke warnet,” ungkap Violet dalam kanal Youtube EVOS Funi.

Jennie pun juga begitu. Dirinya mengaku jika lebih senang main diwarnet ketimbang di rumah. Mungkin karena suasana warnet yang rame dan juga ada teman bermain menjadi alasan bermain warnet lebih asik dibandingkan di rumah. Bahkan saking seringnya bermain warnet , Jennie sering diomelin oleh kedua orang tuanya dan melarangnya untuk bermain warnet lagi.

“Aku sampai nggak boleh main, cuma boleh hari Sabtu, dari pagi sampai jam 6. Emang lebih enak ke warnet, aku diam-diam juga, izinnya ke mall, tapi main ke warnet,” curhat Jennie di Youtube EVOS Funi.

Kisah dari kedua pemain baru EVOS Ladies tersebut menandakan jika mereka tidak hanya bermodalkan tampang doang , melainkan juga memiliki skill yang mereka dapatkan dari kerja keras dan juga konsistensi . Hal ini seharusnya juga bisa memotivasi kalian yang ingin berkarir di dunia pro esports karena pemain baik bisa datang darimana saja tanpa mengenal tempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *