Mariyuana Dalam Dunia Esports , Illegal Atau Legal ?

Mariyuana Dalam Dunia Esports – Karir dalam dunia esports memang sedang menjadi pekerjaan yang sangat diingikan oleh anak milenial saat ini. Pasalnya pekerjaan tersebut mengharuskan mereka bermain game yang dimana game tampaknya sudah menjadi hobi anak anak muda sekarang.

Namun hal ini bukan berarti karir dunia esports tidak memiliki tantangan sama sekali. Kalian diharuskan tetap berada di puncak performa kalian dan menjadi juara di beberapa kompetisi turnamen jika ingin benar benar menghasilkan banyak pundi pundi rupiah.

Selain itu dunia esports saat ini yang kebanyakan didominasi oleh anak anak muda bekerja dan berlatih lebih keras untuk bisa yang menjadi yang terbaik. Tidak sedikit para atlet esports yang harus meninggalkan keluarga hingga orang terdekat mereka sehingga bisa menimbulkan stress , kelelahan mental dan fisik dan juga rasa frustrasi.

Mariyuana Dalam Dunia Esports

Alhasil ada beberapa atlet esports yang akhirnya menggunakan mariyuana atau ganja untuk mengatasi hal tersebut walaupun memang memiliki efek samping yang cukup buruk seperti halusinasi , detak jantung meningkat hingga tekanan darah rendah.

Nah pada artikel ini kami akan menjawab mengenai hal mariyuana dalam dunia esports yang masih menjadi pertanyaan legalitasnya. Untuk lebih jelasnya yuk langsung saja kita simak penjelasannya di bawah ini.

Mariyuana Dalam Dunia Esports , Diperbolehkan Atau Tidak ?

Tepatnya di tahun 2015 lalu , Electronic Sports League telah melarang untuk para atlit esports menggunakan zat psikotropika seperti ganja atau mariyuana dan zat serupa lainnya. Hal ini adalah aturan yang diikuti oleh ESL dari World Anti-Doping Agency (WADA) karena penggunan zat sejenis itu bisa memberikan keuntungan tak adil bagi pemain dalam berjalannya suatu turnamen.

Namun tampaknya aturan tersebut kembali di revisi oleh WADA di tahun 2019 lalu. Mereka memperbolehkan produk kanabis (mariyuana) untuk dikonsumsi dalam ajang olahraga atau turnamen. ESL pun akhirnya mengikuti aturan tersebut dan memberi kebebasan kepada atlit esports dengan satu syarat , yaitu tidak menggunakannya tepat saat mengikuti turnamen.

Selain itu para atlit esports juga harus memastikan jika mereka tidak memiliki kandungan THC atau tetrahydrocannabinol sebelum menggunakan ganja, mariyuana dalam bentuk obat-obatan atau apapun itu.

Sedikit informasi untuk kalian nih guys tetrahydrocannabinol adalah kandungan yang terdapat dalam mariyuana yang bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi si pemakai , cenderung aman dan tidak memberikan efek negatif untuk seorang atlit esports seperti memperlambat reflek tubuh , mabuk ataupun ketagihan. Sedangkan untuk THC hanya memberikan efek euphoria secara berlebih dalam waktu tertentu.

Mariyuana Dalam Dunia Esports

Nah jadi sebenarnya mariyuana adalah hal yang diperbolehkan dalam dunia esports asal dengan syarat tertentu. Namun bicara soal dunia esports di Indonesia tampaknya kami tidak merekomendasikan hal tersebut. Ada baiknya kalian lebih menjaga gaya hidup dan lebih mengatur manajemen waktu untuk menghadapi stress ketimbang mengandalkan obat obat terlarang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.