NiP Dota 2 Disband , Apakah Dota 2 Benar Benar Sudah Mati ?

NiP Dota 2 Disband – Salah satu organisasi esports Dota 2 Eropa yang berlokasi di Swedia yaitu NiP ( Ninja In Pyjamas ) , baru saja mengumumkan jika mereka telah membubarkan secara resmi divisi Dota 2 mereka. Hal ini terlihat dari postingan di situs resmi NiP Itu sendiri.

NiP Dota 2 Disband

Memang berita mengenai disbandnya NiP sudah mulai terdengar belakangan ini . Hal itu diperjelas dengan komposisi pemain yang berganti ganti alias tidak memiliki roster tetap. EPIC League menjadi turnamen terakhir untuk Era dan kawan kawan yang bermain di bawah nama NiP.

Banyak para gamers yang menganggap jika keputusan yang diambil oleh NiP adalah langkah yang tepat. Yap , seperti yang kita ketahui kondisi Dota 2 saat ini yang tidak menentu dan penuh ketidakpastian. Valve dianggap telah gagal untuk menghidupkan kembali dunia Dota 2 di tahun ini.

Valve memang diketahui menghadirkan turnamen yang lebih sedikit dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Namun hal itu tentunya bukan karena tanpa alasan. Valve mengatakan jika mereka sangat kesulitan untuk mengadakan turnamen LAN di karena kondisi pandemi covid-19 saat ini yang melarang untuk mengadakan event yang dihadiri oleh banyak orang.

Bahkan The International yang biasa diadakan setiap tahunnya harus diundur ke tahun depan karena adanya covid-19 saat ini. Namun beberapa saat lalu Valve telah mengatakan jika mereka akan mengadakan kembali musim DPC 2021-2022 di awal Januari mendatang.

Sang COO dari NiP , Jonas Gundersen , memberikan pendapatnya mengenai hal yang satu ini.

“Tahun ini telah menimbulkan kerugian besar pada ekosistem yang tadinya tidak stabil. Dengan penundaan tak terbatas dari DPC dan The International , kami menemukan diri kami di jalur yang semakin tidak jelas menuju stabilitas keuangan dalam permainan. Kami melihat konsentrasi talenta yang tinggi di wilayah UE, yang berarti bahwa biaya untuk mempertahankannya jauh lebih tinggi sementara pendapatan menyusut. Ninjas in Pyjamas adalah salah satu tim paling ikonik di dunia – bersaing memperebutkan trofi terbesar adalah bagian inti dari DNA kami, dan jalan menuju itu melalui UE sama sekali tidak dapat dilakukan pada saat ini. Karena itu, kami telah memutuskan untuk menutup departemen DotA2 kami dalam format saat ini, dan memikirkan kembali strategi dan kehadiran regional kami sepenuhnya.

Terima kasih khusus kepada para pemain kami yang telah bekerja keras untuk meningkatkan, dan secara positif menerima semua ide kami tentang bagaimana memikirkan kembali cara pendekatan DotA2 saat ini. Itu adalah kelompok pemain yang sangat bertalenta yang saya yakin akan melangkah jauh. Saya berharap yang terbaik untuk mereka.”

Dengan dibubarkannya NiP menambah banyak kasus tim esports yang telah bubar. Nama nama seperti CR4ZY, Geek Fam, paiN Gaming, Reality Rift, Adroit, dan lain sebagainya, sudah memilih untuk disband terlebih dahulu dikarenakan kondisi pandemi yang tidak jelas saat ini.

Semoga saja dengan adanya musim DPC 2021-2022 pada awal Januari nanti bisa membuat kembalinya masa masa jaya Dota 2 seperti beberapa tahun yang lalu ya !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *