OG Notail : Tim NA Tidak Bisa Mengalahkan 8 Tim Teratas EU!

OG Notail – Johan ‘N0tail’ Sundstein yang menjadi kapten dari tim OG baru saja melakukan cuitan yang cukup kontroversi melalui akun sosial media twitter miliknya.

Dalam cuitan yang dibuatnya tepat pada tanggal 1 Januari 2021 lalu dirinya mengatakan jika tidak ada satu pun tim asal NA ( North America ) yang bisa mengalahkan 8 tim teratas dari EU ( Europe ) saat ini. Setidaknya begitulah pengamatan dari seorang Notail mengenai Dota 2 selama 6 bulan terakhir. Dan di akhir kalimat Notail berani menantang siapapun itu untuk membuktikannya.

Tentu cuitannya tersebut mengundang banyak sekali komentar terutama dari para pemain NA itu sendiri. Mereka menganggap Notail terlalu arogan dan membalasnya dengan beberapa komentar pedas mengenai pencapaian OG belakangan ini. Bahkan ada yang menyetujui hal tersebut namun mempertanyakan kembali apakah OG menjadi tim top 8 EU saat ini ?

Kedua region tersebut memang diketahui menjadi rivalitas paling panas diantara region lainnya. Jika dilihat tahun 2020 lalu , memang faktanya tidak terlalu banyak tim asal NA yang cukup bisa berbicara banyak dalam turnamen Dota 2. Hanya Evil Geniuses saja satu satunya tim asal NA yang bisa dibilang tim terkuat dari region tersebut.

Kedua region memang memiliki perbedaan yang cukup jauh. Hal ini terlihat dari slot yang diberikan untuk major yang dimana region EU mendapatkan 4 slot untuk major dan NA hanya mendapatkan 2 slot saja. Valve tampaknya mengetahui perbedaan scene DotA 2 antara kedua wilayah tersebut.

Namun entahlah , sistem DPC 2021 nanti tampaknya yang akan membuktikan hal tersebut. Dengan adanya DPC 2021 nanti , kita mengharapkan bisa mengembalikkan beberapa organisasi esports NA yang sempat disband beberapa saat yang lalu. Tidak hanya NA , tentu kita juga berharap region lainnya juga melakukan hal yang sama sehingga bisa kembali menghidupkan dunia kompetitif Dota 2 yang sudah hampir mati di beberapa region.

Gimana menurut kalian guys ? Apakah kalian setuju dengan statemen yang dikatakan oleh kapten tim yang pernah memenangkan turnamen TI dua kali berturut turut tersebut ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *