Pemain Esports Terkaya Dunia Tahun 2020

Pemain Esports Terkaya Dunia – Siapa bilang bermain game hanya menghabis habiskan waktu saja? Banyaknya stigma negatif yang muncul dimasyarakat membuat orang tua melarang anak anaknya untuk bermain game. Padahal ada banyak sisi positif yang akan didapatkan ketika bermain game.

Di era modern seperti saat ini , game sudah menjadi pekerjaan utama bagi beberapa orang di dunia. Banyaknya platform game yang menghadirkan game kompetitif membuat banyak sekali gamers untuk berlomba lomba menjadi yang terbaik. Tetapi untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik dibutuhkan effort dan komitmen yang sangat tinggi. Effort tersebut akan terbayar lunas jika kalian berhasil memenangi suatu turnamen besar bersama dengan tim kalian nantinya.

Bicara soal hasil yang diberikan suatu game , ternyata tidak sedikit orang yang sudah merasakan kesuksesan dari game tersebut. Mau tau siapa saja mereka? Berikut adalah pemain esports terkaya dunia yang sudah meraih kesuksesan dengan bermain game menurut Esports – Indonesia.

Johan “BigDaddyNoTail” Sundstein

Pemain Esports Terkaya Dunia

Buat kalian penggemar game bergenre MOBA Dota 2, pastinya sudah tidak asing dengan nama yang satu ini. Dia adalah Johan “BigDaddyNoTail” Sundstein kapten dari team OG. Notail sapaan , berhasil menjadi orang yang sukses melalui game karena berhasil mendapatkan penghasilan sebesar US$6.890.591.

Penghasilan besar tersebut didapatkan oleh Notail karena berhasil menjuarai “The International 8” dan “The International 9” sehingga menjadikannya back-to-back TI Champions bersama 4 pemain lainnya. Tentunya pencapaian tersebut tidak didapatkan oleh notail secara instan begitu saja. Dia harus menunggu setidaknya 8 tahun lamanya untuk merasakan keberhasilannya.

Topias “Topson” Taavitsainen

Pemain Esports Terkaya Dunia

Pemain terkaya selanjutnya mungkin tidak asing juga bagi kalian. Dia adalah Topias “Topson” Taavitsainen bermain sebagai posisi midlaner untuk tim OG. Keberhasilannya bersama OG memenangi The International 2x berturut turut sepertinya layak menjadi Topson sebagai pemain terkaya esports yang ada di dunia dengan penghasilan US$5.414.446 mengingat turnamen The International sendiri adalah turnamen hadiah terbesar sepanjang sejarah esports hingga saat ini.

Ketenaran Topson baru terlihat ketika ia menjadi pubstar Dota 2 ditahun 2018. Memiliki skill mekanik dan banyak menguasai hero pool membuat tim OG menariknya tanpa berpikir dua kali. Awalnya banyak yang meragukan Topson untuk bisa menjuarai The International mengingat dirinya baru pertama kali mengikuti ajang turnamen terbesar itu. Tetapi keraguan tersebut hilang ketika OG berhasil mengalahkan tim rivalnya saat itu PSG.LGD dengan skor 3-2.

Jesse “JerAx” Vainikka

Pemain Esports Terkaya Dunia

Keberhasilan tim OG menjuarai The International berturut turut tampaknya membuat para pemainnya menjadi pemain tersukses esports hingga saat ini. Dia adalah Jesse “JerAx” Vainikka , pemain asal Skotlandia yang bermain sebagai role Soft Support. Kemahirannya dalam positioning , ganking dan laning menjadikan Jerax sebagai pemain support terbaik Dota 2 yang pernah ada. Setuju kan?

Jerax memulai karir pro Dota 2 nya pada awal 2015. Saat itu dia bermain untuk tim MVP.Hot6ix. Keahlian dalam bermain support Jerax ternyata berhasil membawa MVP.Hot6ix lolos mengikuti The International saat itu walaupun tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Ditahun selanjutnya Jerax bergabung dengan Tim Liquid bersama Kuro “KuroKy” Takhasomi sebagai kapten tim tersebut. Hingga akhirnya Jerax memutuskan untuk bergabung dengan tim OG sebagai tempat terakhirnya sebelum memutuskan untuk pensiun. Pendapatan Jerax sendiri terhitung sebanyak US$6.470.000 sejauh ini.

Anathan “ana” Pham

Anathan “ana” Pham adalah salah satu punggawa tim OG Dota 2 yang bermain sebagai carry. Pria berkebangsaan Australia ini memulai awal karirnya dengan bergabung dengan tim Invictus Gaming asal China. Bersama tim IG , Ana belum bisa memberikan apa apa walaupun pada saat itu Ana menduduki rank 1 Leaderboard China.

Ditahun berikutnya , Ana bergabung bersama tim OG menggantikan posisi mega bintang sebelumnya yaitu Amer “Miracle” Al-Barkawi yang hengkang menuju tim Liquid. Ditahun pertamanya Ana gagal membuat OG untuk menjuarai The International saat itu. Banyak sekali hinaan yang diterima Ana ketika ia bermain dengan performa yang sangat buruk pada saat itu sehingga membuat dia untuk break sejenak dalam dunia kompetitif Dota 2. Setahun setelahnya , Ana kembali lagi ke dunia kompetitif Dota 2 dengan tim yang sama yaitu OG. Ditahun ini Ana benar benar menepis segala hinaan yang dikatakan oleh para haters dengan berhasil menjuarai The International pertama kalinya untuk tim OG. Tidak hanya itu , memenangi The International pertamanya sepertinya belum membuat Ana merasa puas. Hal tersebut dibuktikan oleh Ana dengan membuat OG memenangkan The International sekali lagi ditahun berikutnya. Penghasilan dari awal karir Ana hingga saat ini diperkirakan sebesar US$6.000.411.

Sébastien “Ceb” Debs

Pemain terkaya selanjutnya adalah masih dalam tim dan game yang sama yaitu Sebastian “Ceb” Debs. Perjalanan karir Ceb dalam dunia Dota 2 memang sangatlah panjang. Ceb sendiri sudah sering berganti tim dari awal karirnya hingga akhirnya ditahun 2016 ia memutuskan untuk menjadi coach tim OG. Hal tersebut ternyata berhasil membuat OG menjadi langganan juara Major ditahun tersebut.

Setahun setelahnya tim OG menunjukan performa yang kurang baik yang dimana puncaknya membuat Gustav “s4” Magnusson harus hengkang dari tim OG. Tim OG yang saat itu hanya memiliki 4 pemain , terpaksa membuat Ceb bermain sebagai player untuk mengisi role offlaner kosong yang ditinggalkan s4. Dengan pengalaman bermain dota 2 sebelumnya, nampaknya Ceb berhasil membangun mental para pemainnya sehingga berhasil menjuarai The International sebanyak dua kali. Penghasil dari Ceb sendiri diperkirakan sebanyak US$5.489.233.

Lee “Faker” Sang-hyeok

Pemain terkaya selanjutnya kali ini berasal dari game yang berbeda yaitu League Of Legends. Dia adalah Lee “Faker” Sang-hyeok. Faker dinobatkan sebagai pemain terbaik League Of Legends karena berhasil menjuarai turnamen bergengsi game tersebut sebanyak 3x. Faker sendiri memiliki penghasilan sebesar $1,254,240 yang diraihnya sejauh ini bersama tim SKT.T1.

Amer “Miracle” Al-Barkawi

Pemain terkaya terakhir menurut Esports – Indonesia adalah Amer “Miracle” Al-Barkawi. Nama Miracle- sendiri terkenal diawal tahun 2015 ketika dirinya berhasil memuncaki leaderboard eropa pada saat itu. Memiliki skill komplit yang harus dimiliki seorang midlaner membuat Notail mengajaknya untuk bergabung dengan tim OG yang dulu bernama Monkey Business. Tawaran tersebut tentunya langsung diterima oleh Miracle dan berjalan dengan baik. Terbukti bersama OG, Miracle langsung berhasil membuat OG menjadi langganan juara major dikala itu.

Namun sangat disayangkan , atas kegagalan tim OG dalam The International 6 membuat dirinya harus berpisah dan bergabung dengan Tim Liquid. Bersama tim Liquid yang dikapteni oleh Kuro “KuroKy” Takhasomi , Miracle benar benar membuktikan dirinya bukan hanyalah juara major semata. Miracle akhirnya berhasil membuat tim Liquid untuk menjuarai The International 7 dengan penghasilan yang diperkirakan sebesar USD 3,2 Juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *