Pendapat SunBhie Mengenai Pro-Scene Dota 2 Saat Ini

Pendapat SunBhie Mengenai Pro-Scene Dota 2 – Salah satu pelatih hebat yang sudah berlama berkecimpung dalam dunia Dota 2 , Lee “SunBhie” Jong-jae , baru saja mengatakan pendapatnya mengenai Pro-Scene Dota 2 saat ini melalui akun twitter miliknya.

Pendapat SunBhie Mengenai Pro-Scene Dota 2

Pendapat SunBhie Mengenai Pro-Scene Dota 2 Melalui Cuitan Twitter Miliknya

Menurut SunBhie , Valve hanya berfokuskan pada turnamen turnamen besar saja yang ada di Dota 2. Mantan pelatih dari Team Secret tersebut juga mengatakan jika Valve kurang memperhatikan tim tim kecil hingga menengah Dota 2 saat ini. Ia juga menghibau Valve untuk merubah kembali wadah untuk para tim tier 2 agar bisa lebih maju dan juga berkembang ke depannya.

Pendapat SunBhie Mengenai Pro-Scene Dota 2

Sebagai contoh , SunBhie menunjuk Vikin.GG sebagai tim tier 2 tersebut. Vikin.GG yang baru saja memenangkan minor beberapa saat lalu , tampil secara konsisten dengan baik pada The Summit Season 13 lalu dan juga saat ini tampaknya Vikin.GG sedang on-fire dalam turnamen EPIC League.

Contoh lainnya adalah sang juara Worlds 2020 lalu yaitu DAMWON Gaming. Yap , DAMWON Gaming beberapa saat lalu adalah tim panjatan dari tier 2 yang saat ini menjadi tim terbaik LoL 2020.

Reinessa Menyetuji Apa Yang Dikatakan SunBhie

Melihat cuitan SunBhie di twitter , salah satu talent perempuan asal Kanada yang bernama Leah ‘Reinessa’ Blake juga menyetujui apa yang dikatakan oleh SunBhie.

Dalam cuitannya tersebut , Reinessa beranggapan jika Valve memang hanya berfokus pada turnamen besarnya yaitu The International. Mereka tidak memperdulikan skema kompetitif lokal untuk para tim tier 2 dan sebagainya. Reinessa juga membandingkan antara Dota 2 dengan League Of Legends dalam masalah prizepool turnamen kedua game tersebut.

Menurut Reinessa , LoL bisa saja dengan mudah menghadirkan prizepool yang sama besarnya dengan Dota 2 saat ini. Namun Riot Games lebih memilih untuk menginvestasikan uang tersebut kepada produksi konten dan juga storylines yang membuat para player mendapatkan bayarannya.

Pendapat SunBhie Mengenai Pro-Scene Dota 2

Hal itu memang benar adanya , karena selama ini LoL sendiri sudah menghadirkan turnamen di beberapa liga regional. Mulai dari League of Legends Championship Series (LCS) di Region Amerika, League of Legends European Championship (LEC) di region Eropa, League of Legends Premiere League (LPL) di region Tiongkok, serta League Champions Korea (LCK) di region Korea.

Jika dibandingkan dengan Dota 2 saat ini , memang sudah sangat sedikit turnamen yang dihadirkan untuk para tier 2 ataupun rookie. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada regenerasi pemain itu sendiri. Semakin sedikitnya turnamen untuk para kelas menengah hingga kebawah , bisa membuat spekulasi para gamers jika Valve tidak memperdulikan hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *