Perkz Join Cloud9 , Pecahkan Rekor Baru Di LCS !

Perkz Join Cloud9 – Penampilan Cloud9 di tahun 2020 ini yang terbilang kurang baik membuat beberapa pemainnya harus hengkang dari tim yang berlogokan awan biru tersebut. Pemain seperti Licorice harus hengkang dari Cloud9 yang diikuti oleh Nisqy setelahnya.

Perkz Join Cloud9

Perkz Join Cloud9 , Mengisi Role Midlane

Walaupun baru saja kehilang 2 pemainnya tersebut , namun Cloud9 baru saja mendatangkan pemain hebat lainnya yaitu Luka “Perkz” Perković. Yap , Cloud9 mendatangkan seorang Perkz dari G2 Esports dengan harga yang terbilang fantastis !

Menurut salah seorang jurnalis yang bernama Jacob Wolf , setidaknya ada 6 tim yang ingin mendapatkan jasa seorang Perkz. Tim tersebut seperti TSM, 100 Thieves, EG, Vitality, Misfits dan juga Cloud9. Namun dari banyaknya tim tersebut , Perkz memilih Cloud9 sebagai tim selanjutnya. Menurut kabar yang beredar , biaya yang harus dikeluarkan oleh Cloud9 untuk bisa memboyong Perkz ke tim mereka yaitu sebesar 5 juta USD atau sekitar 70 miliar Rupiah.

Angka tersebut pun terbilang sangat besar dan juga fantastis selama LCS digelar. Dan yang lebih mencengangkannya lagi , harga tersebut belum termasuk dengan gaji tahunan Perkz.

Namun setelah mengalami proses negosiasi yang cukup lama , akhirnya G2 Esports menyetuji biaya transfer sang pemain tersebut dengan harga 3,5 Juta USD. Bicara soal gaji , Perkz akan menerima gaji terbesar di LCS setelah midlaner asal Team Liquid yaitu Jensen.

Perkz Join Cloud9

Selain harga transfer yang fantastis , ada hal menarik lainnya dari perpindahan juara MSI 2019 ini. Dirinya yang bermain sebagai ADC dari G2 Esports , akan bermain keposisi awalnya yaitu sebagai midlaner Cloud9. Perpindahan role Perkz yang terjadi di G2 Esports dikarenakan pada saat itu G2 Esports kedatangan pemain midlaner hebat lainnya yaitu Caps.

Perkz Join Cloud9

Memang secara keseluruhan Caps memang lebih unggul sedikit dari Perkz. Namun kalian juga tidak bisa meremahkan potensi midlaner yang dimiliki dari seorang Perkz. Bukan hal yang tak mungkin jika nantinya Perkz bisa mengalahkan Caps di turnamen mendatang. Apalagi saat ini Perkz tidak akan sulit untuk beradaptasi karena dia pernah bermain dengan Jesper “Zven” Svenningsen di tim yang sama.

Dengan kedatangan Perkz ke dalam Cloud9 diharapkan bisa mengangkat performa Cloud9 yang terbilang cukup buruk di tahun ini. Kita tunggu saja ya peningkatan apa saja dari kubuh Cloud9 di LCS ataupun internasional berkat kehadiran seorang Perkz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.