Sheever Beralih Menjadi Host CS:GO , Menandakan Menurunnya Dota 2?

Sheever Beralih Menjadi Host CS:GO – Salah satu caster Dota 2 ternama yaitu Jorien ‘Sheever’ van der Heijden , baru saja diketahui mengikuti salah satu turnamen CS:GO yaitu Dreamhack Showdown. Hal ini diumumkan secara resmi melalui akun sosial media twitter miliknya.

Sheever Beralih Menjadi Host CS:GO

Sheever Beralih Menjadi Host CS:GO

Tentu saja beberapa gamers dan juga netizen rada sedikit tidak setuju dengan cuitannya tersebut. Yap , Sheever memang sudah menjadi salah satu caster Dota 2 terbaik hingga saat ini. Sebagai caster ternama Dota 2 , Sheever tentu menjadi bagian dari sejarah dan semua moment moment penting yang ada di Dota 2 hingga saat ini.

Sheever Beralih Menjadi Host CS:GO

Keikutsertaan Sheever ke dalam turnamen CS;GO tersebut tentunya menandakan semakin meredupnya scene kompetitif Dota 2. Tentu hal ini menimbulkan banyak pro dan kontra dari para fansnya. Ada yang mendukung karirnya di dalam CS:GO karena saat ini kompetitif Dota 2 memang sedang menurun. Ada juga beberapa fans yang kontra dengan keputusannya tersebut dan mempertanyakan loyalitas seorang Sheever terhadap game yang sudah membesarkan namanya tersebut.

Jika dilihat dari karir sebagai caster di dunia Dota 2, turnamen  ESL One Germany pada Oktober lalu adalah turnamen terakhir yang dibintanginya sebagai caster.

Tidak Hanya Dota 2 , CS:GO Juga Mulai Menjadi Dead Game

Selain Dota 2 , ternyata CS:GO juga dikabarkan mulai menjadi dead game saat ini.  Dalam salah satu interview dengan panelis Dreamhack Winter North America, kapten tim Chaos EC mengatakan jika Valve memiliki cara yang sangat buruk untuk organisasi saat ini. Menurutnya game developer tersebut memang sudah tidak bisa diandalkan lagi.

“Orang-orang tak punya kepercayaan terhadap Valve jika dibandingkan dengan Riot. Riot memberi opsi kepada organisasi-organisasi untuk memonetisasi organisasinya, sedangkan Valve tidak,” ucap Anthony ‘vanity’ Malaspina melalui telekonferens.

Untuk bisa mengembalikan Dota 2 dan juga CS:GO seperti dulu memang harus ada tindakan yang harus diambil oleh pihak Valve. Keuntungan yang didapatkan oleh Valve dari hasil penjualan battlepass tahun ini berbanding terbaik dengan jumlah turnamen yang mereka hadirkan. Hal ini akhirnya berujung pada dibubarkannya beberapa organisasi esports kedua divisi tersebut. Setidaknya Valve harus bisa mencontoh pesaingnya yaitu Riot Games yang berhasil merangkum setiap organisasi esports di seluruh region yang ada.

Walaupun memang sedikit mengecewakan , namun bukan berarti Sheever tidak akan menjadi caster Dota 2 lagi ke depannya ya guys. Mengingat Dota 2 diprediksi akan kembali booming karena hadirnya musim DPC 2021 nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *