Team Spirit, Si Kuda Hitam Di The International 10

Team Spirit, Si Kuda Hitam Di The International 10 – Salah satu pagelaran turnament esports Dota 2 yang paling berkelas, The International 10 (TI 10) baru saja resmi ditutup dengan dimenangkan oleh Team Spirit. Team yang sebenarnya tidak terduga-duga akan memenangkan Aegis of Champion TI 10.

Bisa dibilang The International 10 adalah event turnamen esports dengan hadiah prize pool yang paling besar dibandingkan dengan hadiah dari event turnamen esports lainnya, hal ini lah yang membuat tim-tim e-sports professional terlihat semakin membara-bara semangatnya untuk memberikan performa terbaik yang dimiliki agar dapat meraih Aegis of Champion serta total hadiah yang tidak sedikit itu.

Tidak hanya tim papan atas yang berhasil turut bertanding di turnamen yang satu ini, namun TI juga terkenal dengan kehadiran tim-tim kuda hitam atau yang bisa disebut “underdog team” yang biasanya diremehkan oleh para penonton setia The International. Kendati demikian, tim kuda hitam seperti ini tidak bisa dianggap remeh karena nyatanya mereka juga memiliki performa yang sangat baiknya tanpa terduga.

Bisa dibilang tim-tim kuda hitam ini memiliki meta dan juga strategi permainan serta draft pick yang terkesan berbeda pada dengan team professional pada umumnya, sehingga sulit untuk diantisipasi gameplay nya.Salah satu tim kuda hitam yang pernah menunjukkan taringnya dalam sejarah The International adalah Team Spirit seperti yang sudah diungkapkan di atas. Walaupun dianggap remeh dan tidak sekuat formasi team-team besar lainnya yang memiliki bintang di dalam teamnya, namun tetap dapat menunjukkan pertandingan yang menarik untuk diikuti oleh para penggemar.

team spirit

Bisa dibilang nama Team Spirit adalah salah satu nama tim kuda hitam baru yang ada di list tim kuda hitam terkuat di sejarah turnamen The International, karena memang baru terlihat taringnya saat di gelaran The International yang ke 10 ini. Karena tim ini diharuskan berhadapan dengan tim-tim besar seperti Team OG, PSG.LSD, dan team Secret namun team Spirit berhasil membawa pulang trofi Aegis of Champions.

Sebelumnya dalam babak grup, Team Spirit sukses aman di posisi upper-bracket tepat di bawah Team Secret, PSG.LSD, dan Invictus Gaming. Namun, harus tersingkir ke lower-bracket karena kalah dengan tim Invictus Gaming.

Saat berada di lower-bracket pun team spirit tetap terus menunjukkan gamplay terbaiknya dengan melawan deretan tim-tim besar, mulai dari Team OG, Virtus Pro, dan juga team Secret. Seperti yang telah diketahui bersama juga bahwa team yang berisikan Torontotokyo, Collapse, Mira, Yatoro, dan Miposhka ini dapat mengalahkan PSG.LSD di gelaran Grand Final dan berhasil menjadi juara pertama di The International 10.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *