TSM Setujui Kontrak Senilai 3 Triliun Rupiah Untuk Merubah Nama Menjadi TSM FTX

TSM Setujui Kontrak Senilai 3 Triliun RupiahTeamSoloMid atau yang lebih kita kenal dengan sebutan TSM , dalam waktu dekat akan merubah nama organisasi mereka. Perubahan nama ini disebabkan oleh pihak manajemen yang telah menyetuji sebuah kontrak dengan perusahaan crypto exchange ternama di dunia , FTX.

Yang membuat kontrak ini mengejutkan adalah harga kontrak fantastis yang disetujui oleh kedua belah pihak. Dilansir dari Esports.com , TSM mendapatkan dana segar sebesar US$210 juta atau setara dengan Rp3 triliun rupiah.

TSM Setujui Kontrak Senilai 3 Triliun Rupiah Untuk Merubah Nama Menjadi TSM FTX

Kesepakatan dari kedua belah pihak ini akan membuat nama organisasi berubah menjadi TSM FTX. Perubahan nama ini juga akan terjadi pada semua divisi yang dimiliki oleh TSM sebelumnya , termasuk IGN para roster mereka.

Selain itu rincian dari kontrak ini menyebut jika TSM akan menerima dana sebesar US$21 juta per tahun selama satu dekade yang merupakan batas waktu dari kontrak tersebut. Harga kontraknya yang sangat fanstastis menjadikan kontrak kerja sama ini sebagai investasi terbesar yang pernah diungkapkan oleh sebuah organisasi esports kepada publik dunia.

Sebelum menyetujui kontraknya dengan FTX , TSM sebelumnya sempat terlibat dalam kesepakatan dengan nilai yang cukup fantastis juga. Pada offseason LCS, Esports.com mengungkapkan bahwa mereka telah memecahkan rekor transfer pemain termahal saat mendatangkan Hu “SwordArt” Shuo-Chieh dari Suning Gaming seharga US$6 juta (sekitar Rp85 juta).

Dana segar yang tahunan yang diterima oleh pihak TSM tersebut diharapkan bisa membuat mereka mampu berinvestasi jauh lebih banyak lagi ke dalam daftar roster mereka.

Nama baru TSM FTX ini akan melakukan debut pertamanya di ajang League of Legends Championship Series (LCS) Summer 2021 pada akhir pekan ini menghadapi Team Liquid, Sabtu (5/6/2021).

TSM Setujui Kontrak Senilai 3 Triliun Rupiah

Kontrak Fantastis TSM FTX Bukan Yang Pertama Kali Terjadi

Menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan besar dan menandatangani kontrak hak penamaan memang menjadi tren yang tengah berkembang dalam dunia esports belakangan ini.

Selain STM , ada juga organisasi esports lainnya yaitu NRG Esports yang telah menjalin kemitraan bersama The General untuk mengubah divisi Rocket League mereka menjadi The General NRG. Hal yang sama juga dilakukan oleh Dignitas dengan menandatangani kontrak empat tahun dengan QNTMPAY.

Ada juga fenomena yang dilakukan oleh klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG) yang menjalin kerja sama dengan beberapa organisasi esports seperti LGD Gaming (PSG.LGD untuk divisi Dota 2) dan Talon Esports (PSG.Talon, League of Legends) serta Rex Regum Qeon (PSG.RRQ, Mobile Legends).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *